Sunday, 16 February 2014

6 Manfaat Makan Bawang Merah Mentah

Kita sering menjumpai kakek-nenek kita makan irisan bawang merah mentah. Sesekali dicampur salad atau sekadar dimakan ala kadarnya. Kita yang melihat bahkan hanya bisa mengernyitkan dahi sembari menutup hidung. Layaknya bawang putih, bawang merah memiliki aroma yang khas dan tajam. Namun, makanan ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan lho. Berikut adalah manfaat kesehatan dari makan bawang merah mentah, seperti berikut :

1. Menyembuhkan sembelit

Serat yang dikandung bawang merah membantu membuang racun dan partikel makanan keras yang terjebak dalam usus. Jika Anda menderita sembelit, jangan segan untuk makan bawang merah mentah.

2. Masalah pendarahan

Bawang merah merupakan salah satu obat mujarab untuk menyembuhkan hemoroid atau wasir. Bahkan, Anda juga dapat menggunakannya untuk mengobati pendarahan di hidung. Caranya cukup mudah kok. Iris bawang merah dan hirup baunya secara perlahan.

3. Mengontrol diabetes

Makan bawang merah mentah dapat meningkatkan produksi insulin. Jadi, jika Anda menderita diabetes, perbanyak konsumsi salad bawang secara teratur.

4. Melindungi jantung

Konsumsi bawang merah mentah secara teratur dapat melindungi jantung dari bahaya penyakit koroner. Makanan ini juga mengontrol tekanan darah tinggi dan membuka arteri yang tersumbat.

5. Mengontrol kadar kolesterol

Makanan herbal ini dapat mengontrol kolesterol dengan mengurangi kolesterol jahat (LDL). Bawang merah juga mengandung sulfida methylallyl serta asam-amino sulfur yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

6. Mencegah kanker

Bawang merah memiliki banyak kandungan senyawa belerang. Sulfur dapat melindungi tubuh dari kanker lambung, payudara, paru-paru, usus, dan prostat. Makan bawang mentah juga membantu menyembuhkan gangguan saluran kemih lho.

Tidak suka makan bawang mentah? Tenang, ada banyak cara untuk mengakalinya. Salah satunya dengan mencampur irisan bawang mentah ke dalam salad atau menjadikannya topping hamburger. (sumber : merdeka.com)

Wednesday, 12 February 2014

Masker Wajah dari Buah

Aneka Masker Buah untuk Mempercantik Kulit

Alpukat

Alpukat dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh, tetapi khasiatnya tidak kalah jika dijadikan masker wajah. Bermanfaat untuk melembabkan kulit, sehingga sangat cocok untuk Anda yang memiliki kulit wajah kering.

Cara membuat dan menggunakan:

Hancurkan daging buah alpukat.
Oleskan pada wajah selama 30 menit.
Bilas dengan kapas dan air hangat untuk membersihkan masker dari wajah.

Pisang

Buah berwarna kuning ini memiliki khasiat yang baik untuk wajah. Dengan menggunakannya, kulit wajah akan menjadi lembab dan kenyal. Sangat baik untuk meremajakan kulit.

Cara membuat dan menggunakan:

Ambil pisang ambon dan hancurkan buahnya.
Tambahkan minyak zaitun atau madu pada buah pisang yang telah dihancurkan.
Oleskan pada wajah dan biarkan selama 30 menit.
Bersihkan wajah dengan kapas yang telah dibasahi air hangat.

Tuesday, 11 February 2014

Bertengkar dengan Pasangan Tingkatkan Resiko Penyakit Jantung

Sedih dan sakit hati, seolah menjadi dua hal yang tidak terpisahkan saat bertengkar dengan pasangan. Kegiatan sehari-hari pun menjadi sulit dijalankan. Tapi bukan hanya itu dampak dari bertengkar dengan kekasih hati, kesehatan jantung pun turut berisiko. 

Hal itu diungkapkan oleh tim peneliti dari University of Utah, Amerika Serikat. Mereka mengungkap bahwa beberapa orang yang memiliki pasangan yang tidak selalu suportif dan terkadang menjengkelkan, berisiko mengalami kalsifikasi atau pengapuran arteri, dibanding mereka yang mengaku bahwa pasangannya selalu mendukung apapun yang ia lakukan. 

Artinya, pembuluh darah orang yang sering merasa tersakiti akan lebih rentan dan akhirnya mendatangkan risiko kematian dini yang lebih besar. 

"Ada riset berskala besar yang mengatakan hubungan yang kita jalin adalah alat prediksi tingkat kematian kita, terutama pada penyakit kardiovaskular. Namun kebanyakan penelitian cenderung mengabaikan fakta bahwa banyak hubungan yang diwarnai dengan aspek positif maupun negatif atau ambivalensi," tutur Dr. Bert Uchino, pakar psikologi dari University of Utah seperti dilansir Daily Mail.

Untuk itu Dr. Uchino dan rekan-rekannya tertarik menggali bagaimana kompleksitas hubungan ini dapat memprediksi kesehatan kardiovaskular seseorang. Mereka kemudian meminta 136 pasangan dengan usia rata-rata 63 tahun untuk mengisi kuesioner.

Kuesioner tersebut digunakan untuk mengukur kualitas hubungan pernikahan mereka, sekaligus tinggi rendahnya dukungan dari pasangan. Secara spesifik, kuesioner tersebut mengindikasikan apakah pasangan cenderung bersikap suportif atau justru menjengkelkan disaat mereka membutuhkan dukungan, saran atau bantuan. 

Hasilnya, hanya 30 persen partisipan yang mengaku pasangannya selalu memberikan dukungan positif, sedangkan sisanya menganggap bahwa pasangan mereka ambivalen, terkadang membantu, namun terkadang hanya mengganggu dan membuat mereka kesal. 

Setelah itu, para peneliti melakukan pengecekan pada kondisi pengapuran arteri koroner menggunakan CT scan. Dari hasil pengecekan ditemukan, tingkat pengapuran arteri partisipan terlihat lebih tinggi pada pasangan yang melihat belahan jiwanya seringkali bersikap ambivalen antara satu sama lain. Tapi jika hanya satu pihak yang merasakan hal itu, maka risikonya menjadi lebih sedikit. 

Meski tidak mengetahui dengan jelas alasan di balik sikap pasangan terhadap kesehatan jantung, para peneliti berhipotesis bahwa jika kedua pihak merasa pasangannya ambivalen, ada kemungkinan perubahan perilaku mereka terhadap satu sama lain yang menyebabkan terjadinya pengapuran arteri.

"Mereka cenderung berinteraksi atau memproses informasi dari pasangannya dengan cara yang membuat mereka makin stres atau malah menekan potensi dukungan di dalam hubungan. Pada akhirnya ini akan mempengaruhi risiko penyakit kardiovaskular mereka," terang Dr Uchino. (sumber : viva.co.id)

Monday, 3 February 2014

Jus Lemon untuk Mengatasi Infeksi & Jerawat di Wajah

Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk rutinitas kecantikan Anda, terutama untuk mendapatkan kulit yang cemerlang.
Anda bisa membuatnya dari bahan-bahan yang terdapat di rumah, berikut beberapa diantaranya.

Jus lemon
Ini merupakan bahan paling mudah didapatkan dan bisa mencerahkan kulit. Bahkan ada sejumlah keuntungan menggunakan jus lemon, bisa mengecilkan pori-pori, menyingkirkan minyak di wajah dan membuat wajah licin. Pergunakan jus lemon di wajah dan bersihkan setelah beberapa menit.

Telur
Ambil telur (baik seluruhnya atau putih telurnya saja). Campuran putih telur dan kuning telur akan membuat kulit lebih lembab, sedangkan putih telus membuat kulit lebih kencang. Oleskan di wajah dan bersihkan.

Madu
Madu bisa digunakan setiap hari di wajah, selain sebagai pelembab terbaik, juga bisa melawan infeksi dan jerawat di wajah. Madu juga bisa membuat kulit lembut dan lembab.

Wednesday, 15 January 2014

Perawatan Kulit dengan Kunyit

5 Tips Perawatan Kulit Tradisional dengan Kunyit 

Zaman sekarang memang semuanya serba instan. Tak terkecuali bedak yang biasa dipakai oleh semua wanita. Tapi ladies, jangan sampai salah memilih bahan kecantikan kulit Anda. Sekali salah pilih, kulit andalah yang jadi korbannya. Ngeri banget kan? Hmm..

Bagaimana kalau kita kembali menengok rahasia putri-putri keraton dalam merawat kecantikan kulitnya. Pada zaman dahulu para putri-putri tersebut menggunakan kunyit sebagai masker bahkan lulur lho. Ternyata manfaat dan kandungan kunyit tersebut sangatlah baik untuk kecantikan kulit. Tak heran lagi jika kulit mereka tampak halus dan lembut.

Masker Kentang

Masker Kentang Untuk Kulit Putih Alami

Ingin wajah putih alami? Ada banyak cara mendapatkannya. Tapi kami yakin, Anda lebih memilih cara alami dan aman agar tidak terkena efek buruk di masa yang akan datang.

Daripada memakai krim tidak jelas dan abal-abal, kenapa tidak menggunakan bahan alami yang selalu ada di dapur Anda? Kali ini kita akan membuat masker kentang yang cocok bagi Anda pemilik wajah berminyak dan ingin mendapatkan kulit cerah secara alami.

Mengenali Jenis Kecerdasan Anak

Mengenali Jenis Kecerdasan Anak


Di dalam teori Multiple Intelligences atau Kecerdasan Majemuk, dijelaskan bahwa kecerdasan itu tak hanya meliputi kecerdasan logis-matematis atau kecerdasan bahasa saja. Tetapi, banyak ragam lain kecerdasan yang mungkin dimiliki oleh anak.

Bagaimana mengenali jenis-jenis kecerdasan yang dimiliki anak kita?

Ada 2 cara mengenali jenis kecerdasan anak secara sederhana melalui pengamatan yang bisa dilakukan oleh orangtua/guru.